Harian Berita — Mungkin, dengkuran keras yang menggema di malam hari terdengar sepele. Akan tetapi, bagi banyak orang, mendengkur merupakan mimpi buruk yang nyata, baik bagi si pelaku maupun pasangan tidur.
Tetapi, tenang saja karena kamu tidak perlu langsung ke dokter atau membeli alat mahal untuk menghilangkan dengkuran ketika tidur.
Kamu bisa melakukan beberapa perubahan kecil di rumah untuk solusi meredakan dengkuran.
Berikut ini 5 cara mudah menghilangkan kebiasaan mendengkur ketika tidur, mengutip dari Healthline:
1. Mengubah posisi tidur
Tidur telentang seringnya membuat lidah “jatuh” ke belakang dan sebagian menutup jalan napas. Hal ini membuat, udara yang lewat memicu getaran jaringan di tenggorokan, atau ngorok.
Jadi, cobalah tidur miring ke kiri atau kanan. Apabila kamu suka berguling ketika tidur, pakailah bantal tubuh untuk membantu menjaga posisi.
2. Mengangkat kepala tempat tidur beberapa inci
Mengangkat kepala tempat tidur sekitar 10-15 cm dapat membantu membuka saluran napas serta mengurangi getaran yang membuat suara ngorok.
Kamu bisa memakai penyangga tambahan seperti bed riser atau bantal khusus yang memang dirancang untuk ini.
3. Cukup tidur
Kurang tidur akan membuat otot-otot tenggorokan lebih rileks dari biasanya, ini justru memperparah ngorok. Sebaiknya, orang dewasa memerlukan tidur 7-9 jam per malam.
Untuk rutinitas tidur yang konsisten, kamu bisa menjauhkan gadget sebelum tidur, dan ciptakan suasana kamar yang nyaman.
4. Turunkan berat badan
Apabila kamu merasa kelebihan berat badan, jaringan tambahan di sekitar leher dapat mempersempit saluran napas dan memicu dengkuran.
Jadi, mulailah dengan langkah kecil, makan dengan porsi wajar, memilih makanan bergizi, serta gerakkan tubuh minimal 30 menit sehari.
Kamu juga dapat berkonsultasi dengan ahli gizi yang bisa bantu program penurunan berat badan lebih terarah.
5. Berhenti merokok
Merokok dapat mengiritasi jaringan tenggorokan serta memperparah risiko sleep apnea, yakni kondisi serius yang sering ditandai dengan mendengkur keras dan napas tersendat ketika tidur.
Apabila sulit untuk berhenti, terdapat banyak bantuan yang tersedia, mulai dari terapi nikotin (seperti permen karet atau patch) sampai konseling medis.
